Jumat, 04 Mei 2012

Jurnal 'Metode Penjadwalan dan Teknik Pengawasan dalam Proyek'


Metode Penjadwalan dan Teknik Pengawasan dalam Proyek



Penjadwalan merupakan fase menterjemahkan suatu perencanaan kedalam suatu diagram-diagram yang sesuai dengan skala waktu. Penjadwalan menentukan kapan aktivitas-aktivitas itu dimulai, ditunda, dan diselesaikan sehingga pembiayaan dan pemakaian sumber-sumber daya akan disesuaikan waktunya menurut kebutuhan yang telah ditentukan. Dalam penjadwalan terdapat metode-metode yang memiliki ciri-ciri sendiri dan dipakai secara kombinasi pada proyek-proyek kontruksi. Supervisi proyek adalah meliputi pengawasan pekerjaan di lapangan, kontrol, dan inspeksi. Pengawasan bisa dilakukan dari level top manajer sampai pekerjaan mandor dilapangan, sesuai dengan bidang-bidang pekerjaan masing-masing yang harus diawasinya.
           
Kata Kunci: metode penjadwalan proyek, teknik pengawasan proyek


Klik Disini : http://www.ziddu.com/download/19309338/JurnalPenjadwalandanTeknikPengawasandalamProyek.doc.html 

Jurnal 'Penjadwalan dan Supervisi suatu Proyek'


Penjadwalan dan Supervisi suatu Proyek



Penjadwalan merupakan fase menterjemahkan suatu perencanaan kedalam suatu diagram-diagram yang sesuai dengan skala waktu. Penjadwalan menentukan kapan aktivitas-aktivitas itu dimulai, ditunda, dan diselesaikan sehingga pembiayaan dan pemakaian sumber-sumber daya akan disesuaikan waktunya menurut kebutuhan yang telah ditentukan. Supervisi proyek adalah meliputi pengawasan pekerjaan di lapangan, kontrol, dan inspeksi. Pengawasan bisa dilakukan dari level top manajer sampai pekerjaan mandor dilapangan, sesuai dengan bidang-bidang pekerjaan masing-masing yang harus diawasinya.
           
Kata Kunci: penjadwalan proyek, supervisi proyek

Jurnal "Era Perkembangan Manajemen Proyek"



Era Perkembangan Manajemen Proyek



            Industri memiliki kaitan yang sangat erat dengan ilmu teknik baik itu sipil, arsitektur, informatika, maupun teknik industri. Dalam dunia teknik, pengembangan sebuah industri sangat tergantung dari bagaimana proyek yang dilakukan untuk mengembangkan industri tersebut. Proyek merupakan gabungan dari berbagai sumber daya yang dihimpun dalam organisasi sementara untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Yang dimaksud dengan proyek adalah suatu usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang dibatasi oleh waktu dan sumber daya yang terbatas. Sehingga pengertian proyek konstruksi adalah suatu upaya untuk mencapai suatu hasil dalam bentuk bangunan atau infrastruktur.. Untuk itu perlu adanya sebuah manajemen proyek yang tepat sehingga akan didapatkan suatu hasil yang sesuai dengan yang di harapkan.

Kata Kunci: Industri, Manajemen Proyek.

Tugas Paper Manajemen Komunikasi dan Kemitraan

PAPER "MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN KEMITRAAN"



Organisasi atau Organization atau bersumber dari kata kerja bahasa Latin Organizare ! to form as or into a whole consisting of interdependent or
coordinated parts [membentuk sebagai atau menjadi keseluruhan dari bagianbagian yang saling bergantung atau terkoordinasi] Evert M. Rogers dan Rekha Agarwala Rogers dalam bukunya Communications in Organization "a stable system of individuals who work togather to achieve, through a hierarchy of ranks and division of labour, common goals" [Suatu sistem yang mapan dari mereka yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, melalui suatu jenjang kepangkatan dan pembagian tugas]
Robert Bonnington dan Berverd E. Needles, Jr. dalam bukunya Modern Business : A Systems Approach
Organization is the means by which management coordinates material and human resources through the design of a formal structure of tasks and authority [Organisasi adalah sarana dimana manajemen mengkoordinasikan sumber bahan dan sumber daya manusia melalui pola struktur formal dari tugas-tugas dan wewenang]

PROPOSAL 'DAMPAK PROGRAM PELAYANAN KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA CV. TIRTA TAMANBALI NONMIN BANJAR UMANYAR, BELALANG, BANGLI'


DAMPAK PROGRAM PELAYANAN KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA CV. TIRTA TAMANBALI NONMIN BANJAR UMANYAR, BELALANG, BANGLI


            Program pelayanan karyawan adalah sarana perusahaan terhadap karyawannya, faktor penarik bagi calon karyawan dan faktor pendorong seseorang menjadi karyawan yang semangat dalam bekerja. Dengan demikian program pelayanan karyawan mempunyai fungsi yang cukup penting di dalam memperlancar jalannya roda organisasi/ perusahaan.
            Hal utama yang mendasari pemberian kompensasi ini adalah juga fungsi dan tujuan atas pemberian kompensasi ini kepada karyawan baik secara lahiriah dan batiniah. Kompensasi perlu diperhatikan dan ditetapkan cukup tinggi untuk menarik para pelamar yang akan melamar. Karena perusahaan bersaing dalam pasar tenaga kerja, tingkat pengupahan harus sesuai dengan kondisi suplai dan permintaan tenaga kerja.
            Dari penelitian ini maka didapatkan suatu simpulan bahwa dalam sebuah perusahaan/organisasi, pemberian kompensasi tunai maupun non-tunai sangat diperlukan untuk para karyawannya agar tetap berproduktif sehingga dapat menghasilkan hasil kerja yang baik.

Kata kunci        : program pelayanan karyawan, kepuasan kerja, karyawan.



Rabu, 02 Mei 2012

Proposal “Pengaruh Pemberian Insentif Material dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada CV. Tirta Tamanbali Nonmin, Bangli”


Proposal “Pengaruh  Pemberian Insentif Material dalam Meningkatkan  Kinerja Karyawan Pada CV. Tirta Tamanbali Nonmin, Bangli”


            Insentif adalah suatu penghargaan dalam bentuk material atau non material yang diberikan oleh pihak pimpinan organisasi perusahaan kepada karyawan agar mereka bekerja dengan motivasi yang tinggi dan berprestasi dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan, dengan kata lain pemberian insentif adalah pemberian uang diluar gaji sebagai pengakuan terhadap prestasi kerja dan kontribusi terhadap karyawan kepada perusahaan. Pelaksanaan insentif dimaksudkan untuk meningkatkan produktifitas karyawan dan mempertahankan karyawan yang berprestasi agar tetap berada dalam perusahaan.
            Hal utama yang mendasari pemberian insentif ini adalah juga fungsi dan tujuan atas pemberian insentif ini kepada karyawan baik secara lahiriah dan batiniah. Insentif perlu diperhatikan dan ditetapkan cukup tinggi untuk mempertahankan karyawan. Karena perusahaan bersaing dalam pasar tenaga kerja, tingkat pengupahan harus sesuai dengan kondisi suplai dan permintaan tenaga kerja.
            Dari penelitian ini maka didapatkan suatu simpulan bahwa dalam sebuah perusahaan/organisasi, pemberian insentif sangat diperlukan untuk para karyawannya agar tingkat kinerjanya meningkat sehingga dapat menghasilkan hasil kerja yang baik.

Kata kunci        : insentif, kinerja, karyawan.